Cara Mengatasi Error 5B00 (Printer Canon IP2770)

Posted on

Masalah yang dialami printer itu sangat banyak. Contoh yang paling sering adalah error 5B00. Masalah ini memang kerap kali muncul di berbagai jenis printer. Namun di artikel ini akan membahas Error 5B00 pada Canon dan cara mengatasinya. Jadi Anda yang mengalami masalah ini tidak usah khawatir lagi.

Cara mengatasi Error 5B00 juga tidak sulit dilakukan sehingga bisa diterapkan oleh semua pengguna. Printer adalah perangkat keras komputer yang fungsinya untuk mencetak dokumen atau file tertentu. Perangkat ini memang sangat membantu, tapi tetap saja ada masalah yang kadang menghambatnya.

Penyebab Error 5B00 pada Printer Canon IP2770Penyebab-Error-5B00-pada-Printer-Canon-IP2770

Sebelum membahas mengenai cara mengatasi Error 5B00 ada baiknya mengetahui seputar apa saja penyebab masalah ini terjadi. Tujuannya agar Anda juga bisa mencegah printer error di rumah dengan baik. Error 5B00 biasanya terjadi karena masalah ink absorter dan juga limbah pad yang penuh.

Hal ini juga menyebabkan proses print terganggu atau bahkan prosesnya berhenti mendadak tidak bisa berjalan atau macet. Masalah seperti ini memang kerap terjadi di berbagai printer, khususnya Canon IP2770, Canon G2000, Canon MG2870 dan masih banyak lainnya.

Saat printer mengalami masalah, biasanya memberi indikasi lampu yang berkedip berulang kali. Bukan hanya itu saja, printer juga memberi notifikasi di layar komputer apabila terjadi error yang perlu diperbaiki segera. Contoh pemberitahuan tadi adalah error 5B00.

Cara Mengatasi Error 5B00 Menggunakan Service ToolCara-Mengatasi-Error-5B00-Menggunakan-Service-Tool

Bagi yang menggunakan produk printer Canon, pihak perusahaan sudah memberi penawaran jika terjadi error di printernya. Error tadi bisa diatasi dengan menggunakan Service Tool atau yang dikenal dengan nama Software Resetter.

Ada banyak versi yang bisa digunakan, jadi sesuaikan saja dengan kebutuhan perangkat. Berikut link download tool tersebut:

https://drive.google.com/file/d/1y0GjLy_8oSdjj58eEBafM3C_Dgwxn3i/view

https://drive.google.com/file/d/1jPaHkGuX6ogreW0aPvrCze6zFzaCbpqY/view

Untuk pertama kali, gunakan service tool pertama terlebih dahulu untuk cara mengatasi error 5B00. Namun jika prosesnya tidak membuahkan hasil atau saat reset ternyata mengalami not responding, bisa mengulangi langkah di link kedua.

Umumnya kebanyakan pengguna sudah berhasil di link yang pertama. Namun ada juga yang gagal dan akhirnya harus mencoba link kedua. Jadi Anda tinggal menyesuaikan mana yang bisa digunakan sesuai perangkat laptop atau komputer yang digunakan.

Cara Mengatasi Error 5B00 Menggunakan Flashing BIOS

Bagi yang cara pertama gagal atau kurang menghasilkan seperti yang diinginkan, Anda bisa mencoba cara berikutnya ini. Ya, Anda perlu melakukan flashing BIOS pada perangkat printer Canon yang digunakan.

Namun sebelum itu, ada langkah yang tidak bisa ditinggalkan, yakni masuk ke service mode terlebih dahulu. Tujuannya agar flashing printer yang dilakukan bisa berhasil nantinya. Di bawah ini langkah untuk masuk ke BIOS printer pada Canon:

  1. Langkah pertama, Anda harus memberikan arus listrik pada printer. Cukup dengan mencolokkan kabel power ke aliran listrik tanpa menyalakan printer yang ingin diperbaiki. Ingat, Anda tidak harus menyalakan printer. Pasalnya cukup dengan mencolokkan kabel power pada printer saja.Langkah-pertama-Anda-harus-memberikan-arus-listrik-pada-printer
  2. Cara mengatasi Error 5B00 berikutnya, Anda tinggal menekan tombol Resume beberapa detik sambil menekan Powerhingga lampu indikator berubah menjadi hijau.Cara-mengatasi-Error-5B00-berikutnya-Anda-tinggal-menekan-tombol-Resume-beberapa-detik-sambil-menekan-Powerhingga-lampu-indikator-berubah-menjadi-hijau-scaled
  3. Setelah lampu indikator printer berubah menjadi hijau, Anda bisa melepaskan tombol resume tapi tombol power tetap ditekan.
  4. Berikutnya, tekan lagi tombol resume 5 kali. Caranya tinggal menekan tombol dan melepaskannya lagi sebanyak 5 kali.
  5. Setelah ditekan sebanyak lima kali, lepaskan tombol tadi secara bersamaan. Biasanya lampu indikator akan berubah menjadi berkedip dan menyala hijau secara terus-menerus.
  6. Setelah Anda melakukan hal ini biasanya laptop atau komputer yang digunakan bakal mendeteksi printer tadi sebagai perangkat baru. Anda tidak perlu khawatir dan bisa membiarkannya saja.

Setelah melakukan langkah seperti yang diintruksikan di awal, printer yang digunakan sudah memasuki mode service. Berikutnya, Anda tinggal melakukan proses flashing supaya printer bisa digunakan kembali akibat error 5B00.

Sebelum melakukan flashing, pastikan menyiapkan beberapa lembar kertas untuk print ketika melakukan reset nantinya. Kertas tersebut bakal digunakan untuk mengetahui apakah flashing berhasil atau gagal. Setelah itu, Anda bisa mengikuti cara mengatasi error 5B00 berikut:

  1. Langkah pertama buka folder service tool yang sudah didownload di atas. Jangan lupa untuk extract file yang telah diunduh dan buka aplikasi Service Tool.
  2. Cari dan klik menu Main, secara otomatis tampilan printer akan melakukan proses print dengan hasil D=000*0Cari-dan-klik-menu-Main-secara-otomatis-tampilan-printer-akan-melakukan-proses-print-dengan-hasil
  3. Setelah proses print telah selesai, silahkan klik tombol EEPROM Clear di menu berikutnya.
  4. Langkah terakhir, Anda tinggal mengklik menu EEPROM dan otomatis printer bakal melakukan print dengan hasil tulisan yang lumayan banyak. Namun yang paling pentng disini, Anda mendapat tulisan TPAGE (TTL=00000)Langkah-terakhir-Anda-tinggal-mengklik-menu-EEPROM-dan-otomatis-printer-bakal-melakukan-print-dengan-hasil-tulisan-yang-lumayan-banyak
  5. Jika tulisan tadi ada, maka printer bisa digunakan karena proses flashing telah selesai dilakukan.

Cara mengatasi error 5B00 bisa dibilang sangat mudah dan tidak membutuhkan banyak waktu. Jadi Anda tidak akan kesulitan saat mencobanya. Agar masalah error seperti ini tidak terjadi, usahakan mencegah dengan merawat printer sebaik mungkin. Jangan biarkan pad printer kotor atau penuh.

Pad printer yang kotor membuat printer tidak bisa bekerja dengan baik. Akhirnya mesin printer ada beban. Nah, beban inilah yang akhirnya membuat printer error dan mengalami masalah seperti ini. Ada baiknya memperbaiki pad printer seminggu sekali agar tidak terjadi penumpukan.

Jika dibiarkan terus-menerus, bisa membuat kerusakan yang berarti, dan mengharuskan Anda mengganti printer baru lho! Dari pada mengganti, lebih baik mengantisipasi bukan? Selamat mencoba!

 

Baca Juga :