“Being” Yang Benar Dan Tepat Dalam Bahasa Inggris

Posted on

Cara menggunakan kata “being” yang benar dan benar dalam bahasa Inggris

menggunakan-being

Untuk kesekian kalinya admin yang berbahagia akan membagikan beberapa cara penggunaan kata “being” yang benar dan benar dalam bahasa inggris.

Berikut ini adalah penjelasan dan contoh lainnya agar penggunaan kata “being” lebih mudah dipahami.

Kami biasanya menggunakan bentuk progresif dengan kata sifat ketika berbicara tentang tindakan atau perilaku. Misalnya, istilah “tidak adil” berarti tindakan seseorang tidak adil. Oleh karena itu, bentuk progresif lebih disukai di sini.

Contoh kalimat:

Anda konyol / bodoh / kekanak-kanakan melakukan hal-hal bodoh / bodoh / kekanak-kanakan seperti itu. (Anda menjadi konyol / bodoh / kekanak-kanakan melakukan hal-hal bodoh / bodoh / kekanak-kanakan seperti itu)
Aku berdiri berjinjit, sangat berhati-hati agar tidak membangunkan bayi itu. (Saya berjalan berjinjit, sangat berhati-hati untuk tidak membangunkan bayinya)

Namun, ketika kata sifat merujuk pada perasaan, kami tidak menggunakan bentuk progresif:

Contoh :

  • Saya kesal / khawatir ketika saya mendengar mereka harus mengoperasi lutut John. (Saya marah / khawatir ketika saya mendengar mereka harus mengoperasi lutut John)
  • Saya sangat senang Anda lulus semua ujian. (Saya senang mendengar bahwa Anda lulus semua ujian Anda)

+ past participle-nya

Kami menggunakan ‘sein’ dengan ‘Past Participle’ dalam Present Progressive dan Past Progressive Past.

Contoh :

Jadi kita dapat mengatakan:

  • “Mobil saya sedang diservis”. Dari kalimat: “Bengkel lokal sedang menservis mobil saya”. (“Mobil saya sedang diservis”. Alih-alih kalimat: “Bengkel lokal sedang memperbaiki mobil saya”)
  • “Komputer akan dipasang besok”. (Komputer akan dipasang besok) alih-alih frasa seperti, “Anda akan menginstal komputer besok”. (Mereka akan menginstal komputer besok)
  • “Keponakan saya senang dibawa ke sirkus”. (Keponakan saya senang diundang ke sirkus) alih-alih kalimat seperti: “Saya senang membawa keponakan saya ke sirkus”. (Saya senang membawa keponakan saya ke sirkus)

“Menjadi” dalam klausa participle

Kita dapat menggunakan klausa past participle untuk mengungkapkan alasan atau sebab sebagai alternatif untuk menggunakan klausa Weil / Since / as. Penggunaan participle clause dengan cara ini lebih merupakan gaya/ciri khas penulisan sastra Inggris daripada percakapan sehari-hari. Perhatikan contoh berikut:

  • “Sebagai orang Prancis, dia suka anggur dan keju”. (Sebagai orang Prancis dia suka anggur dan keju) alih-alih kalimat seperti: “Karena dia orang Prancis, dia suka anggur dan keju”. (Karena dia orang Prancis, dia suka anggur dan keju)
  • Sebagai teman Tony Blair, saya sering diundang ke No 10. Alih-alih: Karena saya teman Tony Blair, saya sering diundang ke No 10. (Alih-alih: Karena saya teman Tony Blair , saya sering diundang ke no 10)

Kata kerja + kata kerja / adj + persiapan + kata kerja

Perhatikan bahwa verb-ing diperlukan dalam semua kasus berikut:

Misalnya :

  • “Maukah kamu diam sebentar?” (Maukah Anda menjadi sedikit tenang?)
  • Saya menantikan wawancara tentang program saat ini. (Saya sedang menunggu wawancara di program “Saat Ini” – semacam acara bincang-bincang)
  • Dia takut dituduh melakukan kejahatan yang tidak dia lakukan. (Dia takut dituduh melakukan kejahatan yang tidak dia lakukan)
  • Aku lelah dianggap remeh dan melakukan semua pekerjaan rumah. (Saya lelah digunakan dan melakukan semua pekerjaan rumah)

Demikian pembahasan materi kali ini tentang cara menggunakan “being” dengan baik dan benar dalam bahasa inggris.

Sumber :