Profil Elon Musk, Pemilik Baru Twitter yang Dinilai Pelit

Posted on

Profil Elon Musk, Pemilik Baru Twitter yang Disebut Pelit

Profil Elon Musk, Pemilik Baru Twitter yang Dinilai Pelit
Karakter Elon Musk kembali menjadi sorotan setelah ia membeli Twitter senilai US$44 miliar atau setara dengan Rp635 triliun. Namanya pun memuncaki trending topic dengan 2,25 juta tweet.

Meski nama Elon Musk sudah dikenal sejak lama, namun tak sedikit warganet yang tidak mengenal pria berkewarganegaraan Amerika Serikat ini.

Jadi siapa sebenarnya Elon Musk? Dilansir dari berbagai sumber, berikut pemaparannya.
BACA JUGA: 11 Juta Serangan Cyber ​​di Indonesia Dipicu Lonjakan Pengguna Internet

Nama lengkap Elon Musk adalah Elon Reeve Musk. Lahir pada 28 Juni 1997 di Pretoria, Afrika Selatan, ia adalah seorang taipan bisnis, penemu dan industrialis yang telah menjalankan perusahaan raksasa seperti SpaceX, Tesla dan Neuralink.

Dengan bisnisnya yang berkembang pesat di seluruh dunia, Elon Musk dianggap sebagai orang terkaya di dunia menurut versi Forbes 2022. Bahkan kekayaan bersihnya telah menyentuh Rp 4.000 triliun, menjadikannya orang modern pertama yang memiliki kekayaan tersebut.

Sebagai orang terkaya di dunia, Elon Musk memiliki beberapa ambisi yang cukup gila untuk luar angkasa. Ayah delapan anak ini ingin membawa orang ke Mars dengan pesawat ulang-alik SpaceX. Dia bahkan berencana membangun kota di sana.

Elon Musk juga dikenal memiliki ketertarikan pada cryptocurrency. Dia telah berinvestasi di Bitcoin, Dogecoin, dan Eter dan terus aktif berbicara dan membentuk tren baru yang memengaruhi nilai mata uang kripto itu sendiri.
BACA JUGA: T-Mobile Jadi Korban Terbaru Grup Hacker Lapsus

Beberapa waktu lalu, dia menjadi penyebab turunnya nilai bitcoin karena menurutnya penambangan bitcoin menyebabkan peningkatan konsumsi bahan bakar fosil. Dan akhirnya, dia berhasil memperkuat nilai Dogecoin setelah membeli saham Twitter.

Terlepas dari kesuksesannya sebagai elit global, Elon Musk juga dijuluki sebagai orang paling rumit di dunia. Berdasarkan laporan Forbes Philanthropy Score, orang terkaya di dunia ternyata paling tidak dermawan dibandingkan miliarder lainnya.

Kategori diberi peringkat berdasarkan persentase total aset dengan aset yang disumbangkan untuk amal. Musk adalah salah satu kelompok pemberi amal terendah dengan kurang dari 1%.

Sumber :